PLD di Pamekasan Diduga Rangkap Jabatan Sebagai Guru Bersertifikasi, Publik Desak Evaluasi

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 14 Agustus 2025 - 20:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi dugaan rangkap jabatan Pendamping Lokal Desa di Pamekasan yang juga berprofesi sebagai guru bersertifikasi.

Ilustrasi dugaan rangkap jabatan Pendamping Lokal Desa di Pamekasan yang juga berprofesi sebagai guru bersertifikasi.

Sejumlah pihak menilai, rangkap jabatan ini dapat mengganggu efektivitas program pemberdayaan desa dan menurunkan kualitas pendidikan.

Aktivis Forum Kota (Forkot), Samsul Arifin alias Gerrard, meminta agar kasus ini segera ditindaklanjuti oleh Camat Batumarmar, Dinas PMD, Kemenag, hingga Bupati Pamekasan.

BACA JUGA :  Forsa Hebat Soroti Penghapusan SPPT PBB Warga Mlakah, BPPKAD Sampang Diminta Bertanggung Jawab

“Kasus seperti ini tidak bisa dibiarkan. Dua pekerjaan yang sama-sama full time berpotensi membuat salah satu tugas terbengkalai. Profesionalisme harus dipertanggungjawabkan,” tegas Gerrard.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga mengancam akan mengirim surat resmi kepada Bupati Pamekasan jika kasus ini terus dibiarkan.

BACA JUGA :  Pemkot Probolinggo Tutup Sementara Mie Gacoan, Ini Alasannya

“Semua pihak terkait harus dipanggil dan dipertemukan dalam satu forum, supaya jelas oknum ini mau memilih pekerjaan yang mana,” tambahnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak media masih menunggu tanggapan resmi dari Camat Batumarmar, Kemenag Pamekasan, Dinas PMD, DPRD, dan Bupati Pamekasan. Informasi akan diperbarui setelah ada klarifikasi resmi. (*)

BACA JUGA :  Diteror Orang Tak Dikenal, Warga Pagantenan Pamekasan Mengaku Diancam Dibunuh

Follow WhatsApp Channel jatimzone.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Forsa Hebat Soroti Penghapusan SPPT PBB Warga Mlakah, BPPKAD Sampang Diminta Bertanggung Jawab
Puntung Rokok Diduga Picu Kebakaran Gudang Kayu di Pasean, Kerugian capai Rp 2 Miliar
Razia Besar di Rutan Sampang, Petugas dan Warga Binaan Ikut Tes Urine di Hari Peringatan HBP ke-62
Nyalip Bus di Jalan Raya Tlanakan, Mobil XL7 Tabrak Motor Scoopy, Satu Orang Meninggal Dunia
Diduga Lepas Motor Bodong: Polsek Camplong Sampang Disorot Publik, Dikonfirmasi Kapolsek Bungkam
Dugaan Penahanan Kartu PKH Mencuat di Desa Banjar Kedungdung Sampang, Eks Kades Bantah Keras
Aktivis di Sampang Desak APH Turun Tangan, Proyek Rabat Beton Desa Mambulu Barat Diduga Sarat Korupsi
Perbaikan Jalan Dana Desa Rp198 Juta di Mambulu Barat Sampang Diduga Asal Jadi

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 16:54 WIB

Forsa Hebat Soroti Penghapusan SPPT PBB Warga Mlakah, BPPKAD Sampang Diminta Bertanggung Jawab

Senin, 18 Mei 2026 - 12:16 WIB

Puntung Rokok Diduga Picu Kebakaran Gudang Kayu di Pasean, Kerugian capai Rp 2 Miliar

Senin, 6 April 2026 - 19:07 WIB

Razia Besar di Rutan Sampang, Petugas dan Warga Binaan Ikut Tes Urine di Hari Peringatan HBP ke-62

Minggu, 15 Maret 2026 - 18:37 WIB

Nyalip Bus di Jalan Raya Tlanakan, Mobil XL7 Tabrak Motor Scoopy, Satu Orang Meninggal Dunia

Minggu, 1 Maret 2026 - 00:47 WIB

Diduga Lepas Motor Bodong: Polsek Camplong Sampang Disorot Publik, Dikonfirmasi Kapolsek Bungkam

Berita Terbaru

Warga berjalan di halaman kantor polres Pamekasan.

Hukum & Kriminal

Kasus Dugaan Malapraktik RS Larasati Pamekasan Masuk Meja Polisi

Kamis, 23 Jul 2026 - 16:51 WIB

Hamid, Warga Desa Blaban (kiri) didampingi kuasa  hukumnya saat memberikan keterangan pers, Rabu (22/7/2026).

Hukum & Kriminal

Mediasi Gagal Total, Sengketa Banner Agunan Rp250 Juta Masuk Babak Baru

Rabu, 22 Jul 2026 - 15:54 WIB