Menurutnya, program prioritas nasional semestinya melalui kajian mendalam agar benar-benar memberi manfaat bagi peserta didik.
“Anak saya sekolah di SMP Negeri Satu Atap Bujur Barat. Kalau kemarin-kemarin masih bisa dikatakan layak, sekarang menunya justru tidak mencerminkan makanan bergizi. Masa hanya nasi, tahu, telur dadar, dan seiris semangka? Itu sama saja dengan pakan hewan,” ujarnya.
Ia menegaskan, SPPG seharusnya mengutamakan kualitas gizi, bukan sekadar menyalurkan makanan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kalau ke depan semakin memburuk, lebih baik dihentikan saja. Anak kami bukan kucing,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak SPPG Bujur Tengah 02 belum memberikan penjelasan resmi terkait keluhan masyarakat.
Halaman : 1 2

























