Pamekasan Dorong Hilirisasi Produk Unggulan, Perkuat Ekonomi Lokal

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 14 Agustus 2025 - 10:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Industri kreatif, khususnya batik tulis Pamekasan yang telah mendunia, juga terus diperkuat. Pemerintah tidak hanya fokus pada peningkatan kualitas motif dan pewarnaan alami, tetapi juga mendorong pengembangan produk turunan batik seperti busana siap pakai, aksesori, hingga dekorasi rumah.

Pelatihan desain, manajemen produksi, dan strategi pemasaran digital gencar dilakukan untuk meningkatkan daya saing perajin batik.

Dukungan Penuh Pemerintah Daerah

Untuk mewujudkan ambisi hilirisasi ini, Pemerintah Kabupaten Pamekasan telah menyiapkan serangkaian program dukungan komprehensif. Dukungan tersebut meliputi:

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

  • Pelatihan dan Pendampingan: Memberikan pelatihan teknis mengenai pengolahan produk, standar kualitas, higienitas, dan pengemasan kepada petani dan pelaku UMKM. Pendampingan berkelanjutan juga diberikan untuk memastikan implementasi ilmu yang didapat.
  • Akses Permodalan: Memfasilitasi UMKM untuk mendapatkan akses permodalan dari lembaga keuangan, baik melalui skema kredit lunak, hibah, maupun program kemitraan dengan BUMN/swasta.
  • Fasilitasi Pemasaran: Membantu promosi produk melalui pameran lokal, nasional, hingga internasional. Pengembangan platform pemasaran digital dan kemitraan dengan e-commerce juga menjadi prioritas.
  • Pengembangan Infrastruktur: Peningkatan kualitas jalan menuju sentra produksi, pembangunan pusat distribusi, serta fasilitas pendukung laiya untuk memperlancar rantai pasok dan distribusi produk.
  • Regulasi dan Sertifikasi: Mempermudah proses perizinan usaha, sertifikasi BPOM, label halal, dan standar nasional Indonesia (SNI) agar produk-produk Pamekasan memiliki daya saing dan kepercayaan konsumen yang tinggi.
BACA JUGA :  Babinsa Larangan Dampingi Panen Padi, Mini Combine Harvester Permudah Petani di Taraban

“Kami memahami bahwa proses hilirisasi membutuhkan dukungan menyeluruh. Oleh karena itu, kami berkoordinasi lintas sektor, melibatkan dinas terkait, akademisi, hingga swasta, untuk menciptakan ekosistem yang kondusif bagi pertumbuhan ekonomi lokal,” jelas Pj. Bupati Masrukin.

Dampak Positif dan Tantangan ke Depan

Sejak digulirkaya program ini, dampak positif mulai terlihat. Beberapa UMKM melaporkan peningkatan omzet dan ekspansi pasar.

BACA JUGA :  Keluhkan Biaya Suntik Kista Rp4,5 Juta, Pasien BPJS di Pamekasan Terpaksa Berhutang

Terciptanya nilai tambah pada produk lokal juga berdampak pada peningkatan pendapatan petani dan perajin.

Generasi muda juga semakin tertarik untuk terlibat dalam sektor pertanian dan industri kreatif dengan pendekatan yang lebih modern dan inovatif.

Meskipun demikian, tantangan tetap ada. Perubahan iklim yang mempengaruhi hasil pertanian, fluktuasi harga bahan baku, serta persaingan pasar yang ketat menjadi pekerjaan rumah yang harus terus diatasi.

BACA JUGA :  Penahanan Tersangka Pita Cukai Palsu di Pamekasan Disorot, Muncul Dugaan Kekeliruan Prosedural

Pemerintah Pamekasan berkomitmen untuk terus beradaptasi dan mencari solusi inovatif dalam menghadapi tantangan tersebut, termasuk dengan memperkuat riset dan pengembangan produk.

Pemerintah Kabupaten Pamekasan optimistis bahwa dengan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan, program hilirisasi ini akan berhasil mengangkat harkat dan martabat ekonomi Pamekasan.

Harapaya, Pamekasan tidak hanya dikenal dengan produk mentahnya, tetapi juga dengan produk olahan bernilai tinggi yang menjadi kebanggaan daerah dan mampu menembus pasar global, menciptakan Pamekasan yang lebih mandiri, sejahtera, dan berdaya saing.

Follow WhatsApp Channel jatimzone.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Momentum Hari Lahir Pancasila, Kodim 0826/Pamekasan Serukan Persatuan dan Gotong Royong
UNIRA Tutup Dies Natalis ke-48 dengan Fun Bike dan Layanan Kesehatan Gratis
Travel Umrah Bodong Rugikan Warga Pamekasan Ratusan Juta, Pelaku Dibekuk di Pasuruan
Babinsa Koramil 0826-13/Pasean Tunjukkan Kepedulian Sosial Lewat Gotong Royong
Tolak Kedatangan Mendikbud RI, PMII Pamekasan Minta Tuntaskan Krisis Pendidikan di Pamekasan
Babinsa Koramil 0826-02 Tlanakan dan Warga Gotong Royong Bedah Rumah Tidak Layak Huni di Larangan Tokol
Babinsa Tlanakan Ingatkan Nelayan Pesisir Pamekasan Utamakan Keselamatan Saat Melaut
Sekolah Disegel, Siswa Ketakutan: Publik Murka Dugaan Transaksi Lahan Abaikan Masa Depan Pendidikan

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 10:29 WIB

Momentum Hari Lahir Pancasila, Kodim 0826/Pamekasan Serukan Persatuan dan Gotong Royong

Minggu, 31 Mei 2026 - 16:38 WIB

UNIRA Tutup Dies Natalis ke-48 dengan Fun Bike dan Layanan Kesehatan Gratis

Selasa, 26 Mei 2026 - 15:20 WIB

Travel Umrah Bodong Rugikan Warga Pamekasan Ratusan Juta, Pelaku Dibekuk di Pasuruan

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:14 WIB

Babinsa Koramil 0826-13/Pasean Tunjukkan Kepedulian Sosial Lewat Gotong Royong

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:45 WIB

Tolak Kedatangan Mendikbud RI, PMII Pamekasan Minta Tuntaskan Krisis Pendidikan di Pamekasan

Berita Terbaru

Penyerahan piagam Rekor MURI kepada Pemerintah Kabupaten Pamekasan pada puncak peringatan Hardiknas 2026 di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan.

Pemerintahan

Ribuan Siswa Ikuti Senam Massal, Pamekasan Bawa Pulang Rekor MURI

Minggu, 24 Mei 2026 - 18:11 WIB