Penegakan Hukum Tanpa Empati Ancam IHT Madura, Ribuan Petani Tembakau dan Buruh Geruduk Pemkab Pamekasan 

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 11 Februari 2026 - 16:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ribuan massa petani tembakau dan Buruh kepung kantor Bupati Pamekasan

Ribuan massa petani tembakau dan Buruh kepung kantor Bupati Pamekasan

 

Situasi tersebut memicu reaksi masyarakat. Puluhan ribu petani tembakau dan buruh yang menggantungkan hidup pada sektor ini mulai menyuarakan aspirasi ke Pemerintah Kabupaten Pamekasan, Bea Cukai, dan aparat kepolisian. Mereka mendesak adanya pendekatan yang lebih manusiawi, transparan, dan berorientasi pembinaan agar pelaku usaha dapat mematuhi aturan tanpa harus kehilangan mata pencaharian.

 

Para pengusaha IHT menilai penegakan hukum tetap penting, namun harus diimbangi dengan kepastian regulasi dan pendampingan yang jelas. Tanpa itu, yang terjadi bukanlah kepatuhan yang sadar, melainkan ketakutan dan keputusasaan. Mereka berharap negara hadir sebagai mitra yang membina dan memberdayakan, bukan semata-mata menindak.

 

Jika pendekatan yang digunakan terus bersifat menekan, maka potensi ekonomi lokal dikhawatirkan akan runtuh. Industri yang seharusnya mampu menyerap tenaga kerja dan menggerakkan ekonomi daerah justru terancam mati sebelum berkembang. Para petani dan pelaku usaha pun menaruh harapan agar pemerintah dan aparat terkait membuka ruang dialog yang jujur, menghadirkan kebijakan yang berpihak, serta menegakkan hukum dengan rasa keadilan.

BACA JUGA :  Viral Ngaku Dibegal di Bogor, Ternyata Motor Digadai Karena Takut Istri

 

Madura tidak kekurangan potensi. Namun, tanpa pendekatan yang berimbang antara penegakan aturan dan pemberdayaan, kekhawatiran akan terhentinya produksi IHT dan terpuruknya ekonomi rakyat bisa menjadi kenyataan. Saat ini, yang dibutuhkan bukan hanya ketegasan hukum, tetapi juga empati, pembinaan, dan kepastian agar industri tembakau tetap hidup dan memberi harapan bagi ribuan keluarga yang bergantung padanya.

BACA JUGA :  Famas-Mahardika Lanjut Demo Bea Cukai RI dan KPK Soal Dugaan TPPU PR Subur Jaya

Follow WhatsApp Channel jatimzone.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Video Menu MBG Diduga Berulat Beredar, SPPG Pamekasan Sampaikan Penjelasan dan Permintaan Maaf
‎Isyarat Garuda dari Wan Sehan Jadi Energi Baru, Ali Zainal Abidin Tegaskan Perjuangan Kemanusiaan Tak Boleh Padam
Kinerja Satreskrim Tuai Apresiasi, Kapolres Sampang Anugerahkan Penghargaan kepada Kasat Reskrim
Aksi Besar Dukung MBG Menggema, Ribuan Pekerja Minta Program Presiden Tidak Dijadikan Arena Kepentingan
Hari Bhayangkara ke-80, Dandim 0826/Pamekasan Tegaskan Soliditas TNI-Polri Kunci Stabilitas Keamanan Daerah
Korwil BGN Pamekasan Bantah Dugaan Suap hingga Pungli, Bukti Diserahkan ke Polisi
Didampingi Wakareg Jawa Timur, Korwil BGN Pamekasan Serahkan Bukti kepada Penyidik
Momentum Hari Lahir Pancasila, Kodim 0826/Pamekasan Serukan Persatuan dan Gotong Royong

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 19:30 WIB

‎Video Menu MBG Diduga Berulat Beredar, SPPG Pamekasan Sampaikan Penjelasan dan Permintaan Maaf

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:36 WIB

‎Isyarat Garuda dari Wan Sehan Jadi Energi Baru, Ali Zainal Abidin Tegaskan Perjuangan Kemanusiaan Tak Boleh Padam

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:24 WIB

Kinerja Satreskrim Tuai Apresiasi, Kapolres Sampang Anugerahkan Penghargaan kepada Kasat Reskrim

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:46 WIB

Aksi Besar Dukung MBG Menggema, Ribuan Pekerja Minta Program Presiden Tidak Dijadikan Arena Kepentingan

Rabu, 1 Juli 2026 - 12:46 WIB

Hari Bhayangkara ke-80, Dandim 0826/Pamekasan Tegaskan Soliditas TNI-Polri Kunci Stabilitas Keamanan Daerah

Berita Terbaru

Warga berjalan di halaman kantor polres Pamekasan.

Hukum & Kriminal

Kasus Dugaan Malapraktik RS Larasati Pamekasan Masuk Meja Polisi

Kamis, 23 Jul 2026 - 16:51 WIB

Hamid, Warga Desa Blaban (kiri) didampingi kuasa  hukumnya saat memberikan keterangan pers, Rabu (22/7/2026).

Hukum & Kriminal

Mediasi Gagal Total, Sengketa Banner Agunan Rp250 Juta Masuk Babak Baru

Rabu, 22 Jul 2026 - 15:54 WIB