Kongres Gagal Total: PIJP Tersandera Akta Notaris dan Ego Pendiri

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 10 Desember 2025 - 09:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto bersama sebelum rapat dimulai

Foto bersama sebelum rapat dimulai

BATU– Kongres Paguyuban Insan Jurnalis Pamekasan (PIJP) yang digelar di Jalan Abdul Gani Atas, Ngaglik, Kota Batu, Senin (8/12/2025), berakhir anticlimax. Alih-alih menjadi momentum demokrasi internal dan penyegaran kepengurusan, agenda yang digadang-gadang sebagai “Kongres Besar” itu justru tumbang sebelum dimulai. Rabu (10/12/2025)

 

Penyebabnya, struktur akta notaris tidak boleh disentuh dan tetap harus berada di bawah komando Sujak Lukman.

 

Padahal, anggota PIJP sejak awal mendorong kongres sebagai ruang rotasi kepemimpinan: ketua dipilih ulang, sekretaris ditata kembali, bendahara diperbarui, dan roda organisasi berjalan sehat. Namun kenyataan di lapangan berkata lain. Para anggota justru dibuat seolah tidak memiliki ruang berbicara, apalagi hak menentukan masa depan organisasi.

 

Tidak hanya, juga terjadi perdebatan secara administrasi, peserta raker juga mendesak bagaimana tidak ada “Ketua harian” dalam organisasi PIJP, dalam artian cukup “Ketua Umum” saja.

BACA JUGA :  Kemenperin : Fokus Industrialisasi, Aditya Muhamad Bintang Ajak Generasi Muda Siap Terjun Ke Sektor Industri

 

Namun hal itu tidak disetujui oleh para pendiri, sehingga kembali terjadi perdebatan panas.

 

Forum sudah mulai tidak kondusif, perdebatan semakin panas, akhirnya panitia mengambil langkah untuk menutup dan memberhentikan rapat pembahasan SK Notaris, AD/ART dan Tata Tertib.

 

BACA JUGA :  Kepala Desa Tlanakan Tebar Berkah Ramadan, 1.200 KK Terima Sarung dan Ratusan Janda serta Anak Yatim Dapat Santunan

Muhri Andika selaku panitia menjelaskan bahwa pihaknya memutuskan untuk membekukan sementara PIJP dan membubarkan rapat, karena pembahasan sudah mulai tidak tertib dan seakan lebih mengedepankan ego.

 

“Saya memutuskan untuk membekukan sementara dan menghentikan rapat, karena saya lihat bukan musyawarah lagi yang dikedepankan melainkan ego, dan baik para pendiri atau pengurus lainnya. Khususnya daram perombakan SK Notaris yang kita bahas,” tegasnya.

Follow WhatsApp Channel jatimzone.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kinerja Satreskrim Tuai Apresiasi, Kapolres Sampang Anugerahkan Penghargaan kepada Kasat Reskrim
Aksi Besar Dukung MBG Menggema, Ribuan Pekerja Minta Program Presiden Tidak Dijadikan Arena Kepentingan
Hari Bhayangkara ke-80, Dandim 0826/Pamekasan Tegaskan Soliditas TNI-Polri Kunci Stabilitas Keamanan Daerah
Korwil BGN Pamekasan Bantah Dugaan Suap hingga Pungli, Bukti Diserahkan ke Polisi
Didampingi Wakareg Jawa Timur, Korwil BGN Pamekasan Serahkan Bukti kepada Penyidik
Momentum Hari Lahir Pancasila, Kodim 0826/Pamekasan Serukan Persatuan dan Gotong Royong
Famas-Mahardika Lanjut Demo Bea Cukai RI dan KPK Soal Dugaan TPPU PR Subur Jaya
“Macan Ompong?” Bea Cukai Madura Disemprot Aktivis Soal Pita Cukai Ilegal

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:24 WIB

Kinerja Satreskrim Tuai Apresiasi, Kapolres Sampang Anugerahkan Penghargaan kepada Kasat Reskrim

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:46 WIB

Aksi Besar Dukung MBG Menggema, Ribuan Pekerja Minta Program Presiden Tidak Dijadikan Arena Kepentingan

Rabu, 1 Juli 2026 - 12:46 WIB

Hari Bhayangkara ke-80, Dandim 0826/Pamekasan Tegaskan Soliditas TNI-Polri Kunci Stabilitas Keamanan Daerah

Minggu, 7 Juni 2026 - 12:47 WIB

Korwil BGN Pamekasan Bantah Dugaan Suap hingga Pungli, Bukti Diserahkan ke Polisi

Jumat, 5 Juni 2026 - 21:49 WIB

Didampingi Wakareg Jawa Timur, Korwil BGN Pamekasan Serahkan Bukti kepada Penyidik

Berita Terbaru