Menurutnya, hasil skrining kesehatan Bayu sebelum vaksin dinyatakan baik.
“Screening baik semua. Setelah vaksin sampai rumah tidak ada masalah, dia tidur, sekitar jam 1 atau 2 siang bangun kondisi biasa saja,” jelas Haryo.
Haryo menambahkan, pada sore hari sekitar pukul 15.00 WIB, Bayu sempat bermain sepakbola dan makan bakso bersama kakaknya. Namun, tengah malam, ia mengalami demam disertai muntah-muntah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Jam 3–4 muntah lagi, tidak seberapa komunikatif, tapi dikasih teh masih mau. Jam 5–5.30 dibawa ke Puskesmas Mayangan, sampai di puskesmas diperiksa tim medis sudah meninggal dunia,” ungkapnya.
Hingga kini, Dinas Kesehatan Jombang belum dapat memastikan apakah penyebab kematian Bayu terkait Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) atau faktor lain.
“Apakah arahnya KIPI atau penyebab lainnya, kami belum bisa mengambil kesimpulan,” tandas Haryo. (*)
Halaman : 1 2

























