Indonesia Gencarkan Kampanye Berhenti Merokok: Jaminan Hidup Sehat & Produktif

Avatar

- Jurnalis

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 20:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Pemerintah Indonesia melalui berbagai kementerian dan lembaga terus menggencarkan kampanye berhenti merokok di seluruh lapisan masyarakat.

Langkah ini diambil sebagai upaya serius menekan angka prevalensi perokok, mengurangi beban penyakit tidak menular (PTM) akibat rokok, serta mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 dengan sumber daya manusia yang sehat dan produktif.

Kampanye ini tidak hanya berfokus pada bahaya rokok, tetapi juga menawarkan solusi dan dukungan bagi mereka yang ingin memulai hidup bebas asap rokok.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat bahwa rokok merupakan salah satu faktor risiko utama penyebab berbagai PTM mematikan, seperti penyakit jantung, stroke, kanker, diabetes, dan penyakit paru obstruktif kronis (PPOK).

Data BPJS Kesehatan juga menunjukkan bahwa biaya perawatan PTM akibat rokok menghabiskan triliunan rupiah setiap tahuya dari anggaraegara, menjadi beban berat bagi sistem kesehataasional.

BACA JUGA :  Keluhkan Biaya Suntik Kista Rp4,5 Juta, Pasien BPJS di Pamekasan Terpaksa Berhutang

Ancaman Senyap di Setiap Tarikan

Dokter spesialis paru, Dr. Retno Wulandari, Sp.P., menjelaskan bahwa rokok mengandung lebih dari 7.000 bahan kimia berbahaya, di antaranya 250 bersifat toksik dan 70 di antaranya bersifat karsinogenik atau pemicu kanker.

“Setiap tarikan rokok memasukkan racun ke dalam tubuh, merusak sel demi sel, organ demi organ, secara perlahaamun pasti. Risiko penyakit jantung koroner meningkat 2-4 kali lipat, stroke 2-4 kali lipat, dan kanker paru hingga 25 kali lipat bagi perokok aktif,” ujar Dr. Retno dalam sebuah seminar kesehatan di Jakarta.

Bukan hanya perokok aktif, perokok pasif pun turut terancam. Asap rokok yang terhirup oleh orang di sekitar perokok juga mengandung zat-zat berbahaya yang sama, menyebabkan peningkatan risiko PTM pada anggota keluarga atau rekan kerja yang tidak merokok.

BACA JUGA :  Anggur: Buah Mungil Penjaga Kesehatan, Dari Jantung Hingga Kulit Berseri

Anak-anak dan bayi sangat rentan terhadap paparan asap rokok pasif, yang dapat menyebabkan gangguan pernapasan, infeksi telinga, hingga sindrom kematian bayi mendadak (SIDS).

Manfaat Nyata Berhenti Merokok

Meskipun dampak rokok begitu merusak, tubuh memiliki kemampuan luar biasa untuk memulihkan diri setelah seseorang berhenti merokok. Manfaatnya bahkan dapat dirasakan dalam hitungan menit setelah rokok terakhir dimatikan.

  • 20 menit: Denyut jantung dan tekanan darah kembali normal.
  • 12 jam: Kadar karbon monoksida dalam darah kembali normal.
  • 2 minggu – 3 bulan: Fungsi paru-paru meningkat dan risiko serangan jantung mulai menurun.
  • 1-9 bulan: Batuk dan sesak napas berkurang, energi meningkat.
  • 1 tahun: Risiko penyakit jantung koroner berkurang separuhnya dibandingkan perokok.
  • 5 tahun: Risiko stroke sama dengaon-perokok. Risiko kanker mulut, tenggorokan, dan kerongkongan berkurang separuhnya.
  • 10 tahun: Risiko kanker paru berkurang separuhnya dibandingkan perokok aktif.
  • 15 tahun: Risiko penyakit jantung koroner sama dengaon-perokok.
BACA JUGA :  Lebih dari Sekadar Minuman: Mengupas Tuntas 10+ Manfaat Teh untuk Kesehatan Optimal Anda

“Berhenti merokok adalah investasi terbaik untuk kesehatan jangka panjang. Bukan hanya memperpanjang usia, tapi juga meningkatkan kualitas hidup. Anda akan merasakan lebih banyak energi, indra penciuman dan perasa lebih tajam, serta penampilan fisik yang lebih baik,” tambah Dr. Retno.

Dukungan Pemerintah dan Kisah Inspiratif

Pemerintah Indonesia melalui berbagai program seperti Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) dan Puskesmas menyediakan layanan konseling berhenti merokok secara gratis.

Follow WhatsApp Channel jatimzone.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dituding Menu MBG Apek, SPPG Pakong Tegaskan Produksi Sesuai Standar dan Anggaran
PWI Pamekasan Rayakan HPN Dengan Aksi Nyata, Wartawan–Kades Skrining Jantung
Tak Sekadar Bergizi, MBG Pakamban Laok Hadirkan Kebahagiaan di Sekolah
Jurnalis Muda Pamekasan Hadirkan Pameran MBG, Dorong Siswa Cerdas Menuju Indonesia Emas
Senam Sehat Berselimut Asap: ASIAFI Gelar Aerobik Competition Madura 2026 Diduga Langgar Larangan Sponsor Rokok
PLN UP3 Madura Khitankan 100 Anak Dhuafa dalam Rangka Menyambut Hari Pahlawan 2025
SPPG Biequeen Nyalabu Daya Perketat Kualitas Gizi Menu MBG, Pastikan Aman dan Higienis
Ribuan Warga Pamekasan Kehilangan Akses BPJS Kesehatan, 50 Ribu Kepesertaan Diputus

Berita Terkait

Rabu, 25 Februari 2026 - 04:35 WIB

Dituding Menu MBG Apek, SPPG Pakong Tegaskan Produksi Sesuai Standar dan Anggaran

Minggu, 15 Februari 2026 - 18:03 WIB

PWI Pamekasan Rayakan HPN Dengan Aksi Nyata, Wartawan–Kades Skrining Jantung

Sabtu, 31 Januari 2026 - 16:55 WIB

Tak Sekadar Bergizi, MBG Pakamban Laok Hadirkan Kebahagiaan di Sekolah

Minggu, 25 Januari 2026 - 13:56 WIB

Jurnalis Muda Pamekasan Hadirkan Pameran MBG, Dorong Siswa Cerdas Menuju Indonesia Emas

Minggu, 11 Januari 2026 - 10:18 WIB

Senam Sehat Berselimut Asap: ASIAFI Gelar Aerobik Competition Madura 2026 Diduga Langgar Larangan Sponsor Rokok

Berita Terbaru