Aktivis lokal, Herman, juga menyoroti potensi adanya intervensi dalam penanganan kasus tersebut.
“Sudah ada barang bukti, laporan jelas, tapi kasusnya menguap. Ini memunculkan kecurigaan publik bahwa ada aktor besar yang melindungi. Polisi harus berani transparan dan menuntaskan kasus ini,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, Kasat Reskrim Polres Pamekasan AKBP Doni Setiawan belum memberikan keterangan resmi terkait alasan mandeknya penyelidikan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kini publik menunggu, apakah kasus MinyaKita oplosan ini akan benar-benar diusut tuntas, atau justru dibiarkan lenyap tanpa kejelasan.
Halaman : 1 2

























