Selama periode libur akhir tahun, mereka tetap bersiaga untuk memastikan kualitas layanan tetap optimal di berbagai titik strategis. Salah satunya adalah Deni Rahman (35), personel lapangan Indosat yang bertugas di wilayah Jawa Timur.
Bersama timnya, Deni memastikan setiap potensi gangguan jaringan dapat diantisipasi dan ditangani dengan cepat.
Menurutnya, menjaga kualitas jaringan bukan sekadar soal teknis, melainkan memastikan masyarakat tetap dapat terhubung dengan keluarga dan pekerjaan mereka, terutama di tengah kondisi cuaca yang kurang bersahabat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Bagi kami, jaringan bukan hanya soal sinyal. Ini tentang memastikan orang-orang tetap terhubung, apalagi di penghujung tahun ketika musim hujan hampir terjadi setiap hari. Karena itu, kesiagaan menjadi fokus utama,” kata Deni.
Dalam menjaga keandalan layanan, Indosat mengandalkan teknologi berbasis kecerdasan artifisial yang terintegrasi melalui Digital Intelligence Operation Center (DIOC).
Sistem ini memungkinkan pemantauan jaringan secara real-time, sekaligus melakukan pencegahan gangguan secara proaktif melalui analisis data.
“Kami sudah memulai seluruh persiapan sejak awal November. Khusus di wilayah Jawa Timur, kami menambah 248 unit cadangan baterai serta sejumlah genset sebagai antisipasi gangguan kelistrikan. Harapannya, selama liburan Natal dan Tahun Baru ini, pelanggan Indosat dapat menikmati layanan dengan nyaman tanpa kendala berarti,” ujar Deni menutup keterangannya.
Melalui kisah pelaku usaha dan personel lapangan teknologi tersebut, Indosat menegaskan bahwa jaringan andal bukan hanya tentang infrastruktur, tetapi tentang kehadiran nyata yang mendukung kehidupan, usaha, dan dedikasi manusia di baliknya.
Di setiap pesan yang terkirim, pesanan yang diproses, dan momen yang terhubung, Indosat hadir Ada Nyata di Setiap Langkah. (*)
Halaman : 1 2

























