Dalam pemeriksaan, MFA mengaku nekat menyamar karena terobsesi ingin bertemu mantan pacarnya. Ia bahkan datang membawa makanan ringan berupa sempol yang dibungkus plastik hitam, bukan minuman keras atau senjata tajam seperti yang sempat dikabarkan.
“Setelah kami periksa, isinya hanyalah sempol. Tidak ada barang berbahaya,” tegas Agung.
Kasus tersebut akhirnya diselesaikan secara damai. MFA membuat surat pernyataan bermaterai agar tidak mengulangi perbuatannya lagi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara itu, Ketua Satgas PPKS UTM, Sumriyah, menyebut pihak kampus masih menelusuri kebenaran informasi tersebut.
“Masih kami telusuri,” ujarnya singkat. (*)
Halaman : 1 2

























