Alumnus Pondok Pesantren Annuqayah tersebut juga menyatakan kesiapannya untuk terus mendampingi program-program edukatif JMP. Dalam waktu dekat, JMP berencana menggelar kegiatan literasi jurnalistik di sekolah-sekolah sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemahaman media dan profesi wartawan di kalangan pelajar.
“Kami sangat bersyukur Kak Anam berkenan menjadi pendamping atau pemateri dalam kegiatan edukatif JMP ke sekolah-sekolah. Ini penting agar generasi muda memahami jurnalisme yang profesional dan bertanggung jawab,” tambah Luthfiadi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Hairul Anam pun menyambut baik ajakan tersebut. Baginya, berbagi pengetahuan dan pengalaman di bidang jurnalistik merupakan bagian dari panggilan profesi sebagai pendidik dan praktisi media.
Sebelum penyerahan penghargaan, para pengurus JMP juga berdiskusi bersama Hairul Anam terkait dinamika dan perkembangan pers di Kabupaten Pamekasan yang dinilai semakin progresif. Diskusi tersebut menjadi ruang bertukar gagasan tentang tantangan dan peluang dunia jurnalistik di tingkat lokal.
Penghargaan diserahkan langsung oleh Ketua JMP, Luthfiadi, kepada Hairul Anam, disaksikan oleh Andikur Rahman selaku Pembina JMP sekaligus pengurus PWI Pamekasan.
Melalui momentum tersebut, JMP dan PWI Pamekasan berkomitmen untuk terus bersinergi dalam meningkatkan kualitas jurnalisme serta mendorong kemajuan daerah.
“Kita akan terus bersinergi untuk kemajuan Kabupaten Pamekasan tercinta,” pungkasnya.
Halaman : 1 2

























