Selanjutnya sapaan akrabnya Rohim menyampaikan, kami sebagai sosial kontrol meminta kepada Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman agar segera mengambil langkah dan tindakan tegas dan copot Direktur RSUD Smart Pamekasan biar tidak terkesan pembiaran terhadap kelompok atau kroni yang sudah membangun kerajaan.
“Jika Bupati membiarkan hal seperti ini merajalela di instansi pemerintah yang beliau pimpin maka disinyalir ada campur tangan dan terkesan sama-sama membangun birokrasi dan keluarga nepotisme merajalela,” imbuhnya.
Sementara itu kepala bagian TU Doni mengatakan, saya dimutasi dari Dinas Kesehatan (Dinkes) ke RSUD pada Januari 2021 selaku kabid penunjang medik dan farmasi kemudian dimutasi lagi untuk menjadi kepala bagian (Kabag) TU pada 27 Juni 2023 hingga saat ini, di mana keseluruhannya melalui SK mutasi yang ditandatangani oleh Bupati Pamekasan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Sementara istri saya telah diangkat sebagai kepala instalasi penyehatan lingkungan (IPL) sejak pertengahan 2013 menggantikan posisi kepala instalasi sebelumnya yang meninggal dunia hingga saat ini,”
Doni yang menjabat sebagai Kabag TU RSUD Smart mengatakan saya dari keluarga besar yang berasal dari keluarga raden dari Sumenep tetapi lupa dari garis mana.
“Saya dengan pak direktur memang berasal dari keluarga besar yang sama dari kecamatan Galis Desa Konang. Namun, kebijakan penempatan tentu kembali kepada Bupati karena pengambil keputusan dengan segala pertimbangan adalah prerogatif Bupati,” pungkasnya.
Halaman : 1 2

























