Probolinggo Panen Rezeki: Festival Durian 2025 Pacu Ekonomi dan Wisata

Avatar

- Jurnalis

Senin, 11 Agustus 2025 - 11:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Probolinggo, Senin 11 Agustus 2025 – Kota Probolinggo hari ini merasakan dampak signifikan dari gelaran Festival Durian Probolinggo 2025 yang sukses besar.

Acara yang berakhir pada Minggu malam (10/8) ini berhasil mencatat omzet hingga miliaran rupiah, secara langsung mendongkrak perekonomian petani durian lokal, pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta menarik ribuan wisatawan dari berbagai daerah.

Festival yang dipusatkan di Alun-alun Kota Probolinggo dan sentra-sentra durian di wilayah pegunungan ini digagas oleh Pemerintah Kabupaten Probolinggo sebagai upaya strategis untuk mempromosikan komoditas unggulan daerah, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan memperkuat sektor pariwisata pasca-pandemi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan data awal dari Dinas Pertanian dan Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Probolinggo, Festival Durian Probolinggo 2025 mencatat total transaksi yang mencapai lebih dari Rp 5 miliar selama tiga hari penyelenggaraan.

BACA JUGA :  Demam Kopi Tak Hanya Tren, Ini Dampaknya Bagi Ekonomi Kreatif Nasional

Angka ini jauh melampaui target awal yang ditetapkan dan menunjukkan antusiasme luar biasa dari masyarakat serta wisatawan terhadap durian lokal Probolinggo yang dikenal dengan cita rasa manis, legit, dan tekstur lembutnya.

“Kami sangat bersyukur atas kesuksesan festival tahun ini. Ini bukan hanya tentang angka omzet, tetapi juga tentang bagaimana festival ini mampu menghidupkan kembali semangat para petani, membuka pasar yang lebih luas bagi produk olahan durian, dan menjadikan Probolinggo sebagai destinasi agrowisata yang menarik,” ujar Bupati Probolinggo, Drs. H. Taufik Nurhadi, M.Si., saat ditemui di kantornya pada Senin pagi.

BACA JUGA :  Setahun Lebih Laporan Pencurian Rp55 Juta di Pamekasan Mandek

Bupati Taufik menambahkan bahwa festival ini merupakan bagian dari visi jangka panjang pemerintah daerah untuk diversifikasi ekonomi dan penguatan sektor non-industri.

“Probolinggo memiliki potensi besar di sektor pertanian dan pariwisata. Dengan event seperti ini, kita tidak hanya menjual produk, tetapi juga pengalaman dan keunikan budaya lokal,” tegasnya.

Keberhasilan festival ini juga diharapkan dapat menjadi model bagi pengembangan komoditas pertanian laiya di Probolinggo, mengingat kekayaan alam daerah yang sangat beragam.

Salah satu petani durian dari Desa Sumber, Bapak Karsidin (55), mengungkapkan kegembiraaya.

“Panen tahun ini memang cukup bagus, tapi yang paling membanggakan adalah harga jual durian kami jadi lebih stabil dan bahkan meningkat. Banyak pembeli langsung datang ke kebun saat festival. Penjualan kami meningkat lebih dari dua kali lipat dibanding hari biasa,” kata Karsidin dengan senyum lebar.

BACA JUGA :  Pemkot Probolinggo Tutup Sementara Mie Gacoan, Ini Alasannya

Ia berharap festival serupa dapat terus diadakan setiap tahun, karena sangat membantu petani kecil sepertinya untuk mendapatkan keuntungan yang layak.

Senada dengan Karsidin, Ibu Sri Wahyuni (40), seorang pelaku UMKM olahan durian yang memproduksi keripik durian dan lempok durian, juga merasakan dampak positifnya.

“Tiga hari kemarin, produk saya ludes terjual. Bahkan kami harus menambah produksi ekstra di malam hari untuk memenuhi permintaan besoknya. Ini kesempatan emas bagi UMKM seperti kami untuk memperkenalkan produk dan mendapatkan pelanggan baru,” jelas Sri yang telah menekuni usaha olahan durian sejak lima tahun terakhir.

Follow WhatsApp Channel jatimzone.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Babinsa Tlanakan Turun ke Sawah, Cangkul di Tangan Dukung Petani Jagung Pamekasan Raih Panen Optimal
Perkuat Silaturahmi dengan Warga, Babinsa Proppo Dorong Peran Tokoh Masyarakat Jaga Kondusifitas Desa
Dari Dusun Utara Prekbun, Babinsa Koramil 0826-06/ Pademawu Ajak Masyarakat Tingkatkan Produktivitas Pertanian
Korwil BGN Pamekasan Bantah Dugaan Suap hingga Pungli, Bukti Diserahkan ke Polisi
Didampingi Wakareg Jawa Timur, Korwil BGN Pamekasan Serahkan Bukti kepada Penyidik
Perangi Stunting dari Desa, Babinsa Koramil 0826/06 Pademawu Aktif Dampingi Posyandu
Jaka Jatim Tuntut KPK dan Kejati Bongkar Dalang Utama Kasus Korupsi di Jawa Timur
Momentum Hari Lahir Pancasila, Kodim 0826/Pamekasan Serukan Persatuan dan Gotong Royong

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 17:32 WIB

Babinsa Tlanakan Turun ke Sawah, Cangkul di Tangan Dukung Petani Jagung Pamekasan Raih Panen Optimal

Jumat, 19 Juni 2026 - 10:57 WIB

Perkuat Silaturahmi dengan Warga, Babinsa Proppo Dorong Peran Tokoh Masyarakat Jaga Kondusifitas Desa

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:51 WIB

Dari Dusun Utara Prekbun, Babinsa Koramil 0826-06/ Pademawu Ajak Masyarakat Tingkatkan Produktivitas Pertanian

Minggu, 7 Juni 2026 - 12:47 WIB

Korwil BGN Pamekasan Bantah Dugaan Suap hingga Pungli, Bukti Diserahkan ke Polisi

Jumat, 5 Juni 2026 - 21:49 WIB

Didampingi Wakareg Jawa Timur, Korwil BGN Pamekasan Serahkan Bukti kepada Penyidik

Berita Terbaru