Sygma Research: Polemik Menteri PU Harus Dijawab dengan Transparansi, Bukan Intimidasi

Avatar

- Jurnalis

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peneliti Sygma Research and Consulting (SRC), Nashir Fakhrudin.

Peneliti Sygma Research and Consulting (SRC), Nashir Fakhrudin.

SURABAYA, JATIMZONE – Peneliti Sygma Research and Consulting (SRC), Nashir Fakhrudin, menilai dugaan teror dan penyebaran data pribadi (doxing) terhadap dosen UGM yang mengkritisi dugaan mutasi ASN di Kementerian Pekerjaan Umum harus menjadi perhatian serius. Kasus tersebut tidak boleh dipandang sebagai perkara biasa oleh aparat penegak hukum. Siapa pun pelakunya, tindakan tersebut tidak boleh dibiarkan karena mencederai ruang demokrasi dan prinsip negara hukum.

Menurut Nashir, sikap ini sejalan dengan pernyataannya beberapa hari sebelumnya yang mendorong Presiden Prabowo Subianto melakukan evaluasi terhadap kinerja Menteri PU Dody Hanggodo. Evaluasi terhadap pejabat publik merupakan bagian yang lazim dalam sistem pemerintahan demokratis dan harus dilakukan melalui mekanisme konstitusional berdasarkan indikator kinerja, tata kelola pemerintahan, serta kepentingan publik.

BACA JUGA :  Pegadaian Area Madura Serahkan Bingkisan Ramadhan kepada Penggerak Bank Sampah di Pamekasan

Saat itu, Sygma Research menekankan bahwa evaluasi diperlukan karena rangkaian polemik yang terus berulang telah mengganggu efektivitas birokrasi dan menggerus kepercayaan publik terhadap institusi Kementerian PU.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, evaluasi terhadap pejabat publik harus ditempuh melalui mekanisme konstitusional, bukan melalui intimidasi terhadap pihak-pihak yang menyampaikan kritik.

“Kami konsisten. Kritik terhadap pejabat publik merupakan bagian dari mekanisme akuntabilitas dalam pemerintahan. Sebaliknya, apabila ada pihak yang merespons kritik dengan ancaman, intimidasi, atau penyebaran data pribadi, tindakan tersebut justru memperburuk krisis kepercayaan publik.” Katanya, Sabtu (18/7/2026).

BACA JUGA :  Merawat Alam dari Pesantren, Sumber Bungur Masuk 10 Besar Eco Pesantren Jatim

Nashir menegaskan bahwa polemik mengenai dugaan mutasi ASN, perjalanan dinas, maupun isu lain yang berkaitan dengan Kementerian PU seharusnya diselesaikan secara transparan melalui klarifikasi, audit, dan proses hukum apabila diperlukan, bukan dengan menciptakan rasa takut bagi pihak yang menyampaikan pendapat.

“Negara hukum tidak dibangun dengan membungkam kritik, tetapi dengan menjawab kritik melalui fakta, transparansi, dan akuntabilitas. Jika setiap kritik dibalas dengan intimidasi, yang dirugikan bukan hanya individu yang menjadi korban, melainkan juga kredibilitas institusi negara.” Tuturnya.

SRC mendorong aparat penegak hukum mengusut tuntas dugaan doxing tersebut secara profesional serta memastikan perlindungan terhadap setiap warga negara tanpa melihat posisi, profesi, maupun pandangan politiknya.

BACA JUGA :  Pemerintah Ajak Masyarakat Konsumsi Buah Lokal, Tingkatkan Kesehatan dan Ekonomi Petani

Menurut Nashir, penyelesaian kasus ini juga akan menjadi ukuran komitmen pemerintah dalam menjaga ruang sipil yang aman sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap proses evaluasi birokrasi yang objektif dan berbasis hukum, bukan tekanan atau intimidasi.

“Demokrasi yang sehat tidak diukur dari banyaknya kritik yang muncul, melainkan dari seberapa dewasa suatu negara dalam merespons kritik tersebut. Kritik yang objektif dan argumentatif merupakan bagian dari upaya memperbaiki diri sehingga harus dijawab dengan keterbukaan, bukan dengan intimidasi,” pungkasnya. (Daz).

Follow WhatsApp Channel jatimzone.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Video Menu MBG Diduga Berulat Beredar, SPPG Pamekasan Sampaikan Penjelasan dan Permintaan Maaf
‎Dandim 0826/Pamekasan: Disiplin dan Integritas Jadi Kunci Menghadapi Tantangan Tugas
‎Isyarat Garuda dari Wan Sehan Jadi Energi Baru, Ali Zainal Abidin Tegaskan Perjuangan Kemanusiaan Tak Boleh Padam
Kinerja Satreskrim Tuai Apresiasi, Kapolres Sampang Anugerahkan Penghargaan kepada Kasat Reskrim
Dari Gizi hingga Lapangan Kerja, Ribuan Warga Pamekasan Kawal Program MBG
Aksi Besar Dukung MBG Menggema, Ribuan Pekerja Minta Program Presiden Tidak Dijadikan Arena Kepentingan
Hari Bhayangkara ke-80, Dandim 0826/Pamekasan Tegaskan Soliditas TNI-Polri Kunci Stabilitas Keamanan Daerah
Babinsa Tlanakan Turun ke Sawah, Cangkul di Tangan Dukung Petani Jagung Pamekasan Raih Panen Optimal

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 19:30 WIB

‎Video Menu MBG Diduga Berulat Beredar, SPPG Pamekasan Sampaikan Penjelasan dan Permintaan Maaf

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:48 WIB

Sygma Research: Polemik Menteri PU Harus Dijawab dengan Transparansi, Bukan Intimidasi

Jumat, 17 Juli 2026 - 11:23 WIB

‎Dandim 0826/Pamekasan: Disiplin dan Integritas Jadi Kunci Menghadapi Tantangan Tugas

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:36 WIB

‎Isyarat Garuda dari Wan Sehan Jadi Energi Baru, Ali Zainal Abidin Tegaskan Perjuangan Kemanusiaan Tak Boleh Padam

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:24 WIB

Kinerja Satreskrim Tuai Apresiasi, Kapolres Sampang Anugerahkan Penghargaan kepada Kasat Reskrim

Berita Terbaru