Merawat Alam dari Pesantren, Sumber Bungur Masuk 10 Besar Eco Pesantren Jatim

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 25 Desember 2025 - 21:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengasuh Pondok Pesantren Sumber Bungur, Ir. Abd. Majid Ahmad Madani, S.Pt., M.Sc., IPP. (tiga dari kanan) saat menerima Penghargaan Eco Pesantren Kategori Pratama (10 Besar Terbaik) pada ajang Jatim Environment Community Award 2025 di Gedung Graha Wisata Surabaya, Rabu (24/12/2025).

Pengasuh Pondok Pesantren Sumber Bungur, Ir. Abd. Majid Ahmad Madani, S.Pt., M.Sc., IPP. (tiga dari kanan) saat menerima Penghargaan Eco Pesantren Kategori Pratama (10 Besar Terbaik) pada ajang Jatim Environment Community Award 2025 di Gedung Graha Wisata Surabaya, Rabu (24/12/2025).

PAMEKASAN, JATIMZONE – Komitmen Pondok Pesantren Sumber Bungur, Kecamatan Pakong, Kabupaten Pamekasan, dalam merawat lingkungan berbuah manis. Lembaga pendidikan berbasis pesantren tersebut berhasil menembus 10 besar terbaik Eco Pesantren Jawa Timur dan meraih Penghargaan Eco Pesantren 2024 Kategori Pratama dalam ajang Jatim Environment Community Award (JECA) 2025.

Penghargaan prestisius itu diterima langsung oleh Ir. Abd. Majid Ahmad Madani, S.Pt., M.Sc., IPP., pada Rabu (24/12/2025) di Gedung Graha Wisata Surabaya. Ajang tersebut digelar oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata.

BACA JUGA :  Polres Pamekasan Tahan Oknum Guru Ngaji, Diduga Perkosa Dua Anak di Bawah Umur Selama Bertahun-tahun

Capaian tersebut menjadi pengakuan atas keseriusan Pondok Pesantren Sumber Bungur dalam mengembangkan konsep Eco Pesantren yang dijalankan secara konsisten dan berkelanjutan. Pesantren tidak hanya menempatkan isu lingkungan sebagai program pelengkap, tetapi menjadikannya bagian dari budaya hidup sehari-hari.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Upaya pelestarian lingkungan diterapkan melalui berbagai aktivitas, mulai dari pembiasaan perilaku ramah lingkungan, pengelolaan kebersihan dan sanitasi pesantren, hingga internalisasi nilai kepedulian terhadap alam kepada para santri. Pendekatan ini menjadikan santri bukan sekadar objek pendidikan, melainkan subjek yang aktif menjaga keseimbangan lingkungan.

BACA JUGA :  Lautan Manusia Sambut Valen DA7, Konser Kepulangan Berbuah Donasi Rp1,1 Miliar

Pengasuh Pondok Pesantren Sumber Bungur, K. Abdullah Ahmad Madani, S.IP., M.A., menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Ia mengapresiasi peran seluruh elemen pesantren yang selama ini menjaga komitmen bersama terhadap lingkungan.

“Penghargaan ini adalah hasil kerja kolektif keluarga besar pesantren, mulai dari pengurus, para guru, tenaga pendidik, hingga santri,” katanya.

Ia menambahkan, semangat menjaga alam merupakan nilai yang diwariskan oleh almarhum K.H. Ahmad Madani, yang selama hidupnya dikenal memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan.

“Nilai ini terus dijadikan pijakan dalam proses pendidikan di Pondok Pesantren Sumber Bungur,” ujarnya.

BACA JUGA :  Babinsa Larangan Turun Tangan Bantu Petani Jemur Gabah, Jaga Kualitas Hasil Panen

Sementara itu, Penyuluh Lingkungan Hidup Ahli Muda DLH Kabupaten Pamekasan, M. Selamet Djauhari, S.Sos., turut memberikan apresiasi atas prestasi tersebut. Menurutnya, Pondok Pesantren Sumber Bungur layak menjadi contoh pesantren ramah lingkungan di Kabupaten Pamekasan.

Penghargaan Eco Pesantren bukan sekadar simbol formal, melainkan bukti nyata bahwa pesantren dan santri mampu berperan aktif sebagai agen perubahan dalam menjaga kelestarian alam.

“Ini bisa menjadi pemicu bagi pesantren lain di Pamekasan untuk berlomba-lomba dalam kebaikan menjaga lingkungan,” ujarnya. (Daz)

Follow WhatsApp Channel jatimzone.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sygma Research: Polemik Menteri PU Harus Dijawab dengan Transparansi, Bukan Intimidasi
‎Dandim 0826/Pamekasan: Disiplin dan Integritas Jadi Kunci Menghadapi Tantangan Tugas
‎Isyarat Garuda dari Wan Sehan Jadi Energi Baru, Ali Zainal Abidin Tegaskan Perjuangan Kemanusiaan Tak Boleh Padam
Kinerja Satreskrim Tuai Apresiasi, Kapolres Sampang Anugerahkan Penghargaan kepada Kasat Reskrim
Dari Gizi hingga Lapangan Kerja, Ribuan Warga Pamekasan Kawal Program MBG
Aksi Besar Dukung MBG Menggema, Ribuan Pekerja Minta Program Presiden Tidak Dijadikan Arena Kepentingan
Hari Bhayangkara ke-80, Dandim 0826/Pamekasan Tegaskan Soliditas TNI-Polri Kunci Stabilitas Keamanan Daerah
Babinsa Tlanakan Turun ke Sawah, Cangkul di Tangan Dukung Petani Jagung Pamekasan Raih Panen Optimal

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:48 WIB

Sygma Research: Polemik Menteri PU Harus Dijawab dengan Transparansi, Bukan Intimidasi

Jumat, 17 Juli 2026 - 11:23 WIB

‎Dandim 0826/Pamekasan: Disiplin dan Integritas Jadi Kunci Menghadapi Tantangan Tugas

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:36 WIB

‎Isyarat Garuda dari Wan Sehan Jadi Energi Baru, Ali Zainal Abidin Tegaskan Perjuangan Kemanusiaan Tak Boleh Padam

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:24 WIB

Kinerja Satreskrim Tuai Apresiasi, Kapolres Sampang Anugerahkan Penghargaan kepada Kasat Reskrim

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:45 WIB

Dari Gizi hingga Lapangan Kerja, Ribuan Warga Pamekasan Kawal Program MBG

Berita Terbaru