Klarifikasi Pj Kades Tlagah Sampang soal Status AU Dibantah Warga, Pengunduran Diri Kadus Dipertanyakan

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Ayyub, PJ Kades Tlagah, Kecamatan Banyuates (Sumber Foto: dok/Jatimzone.com)

Caption: Ayyub, PJ Kades Tlagah, Kecamatan Banyuates (Sumber Foto: dok/Jatimzone.com)

SAMPANG – Klarifikasi Penjabat (Pj) Kepala Desa Tlagah, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, Ayyub, terkait status AU, terduga pelaku penjambretan maut di Pamekasan, menuai bantahan keras dari warga setempat.

Warga menilai pernyataan Pj Kades yang menyebut AU telah mengundurkan diri sebagai Kepala Dusun (Kadus) sebelum peristiwa terjadi terkesan janggal dan dinilai sebagai upaya menghindari tanggung jawab moral pemerintahan desa. Selasa, (13/01/2026).

BACA JUGA :  Perbaikan Jalan Dana Desa Rp198 Juta di Mambulu Barat Sampang Diduga Asal Jadi

Sebelumnya, Ayyub membantah bahwa AU masih berstatus sebagai Kadus. Ia mengklaim AU telah mengundurkan diri jauh sebelum insiden penjambretan maut yang menewaskan seorang warga di Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan. Klarifikasi tersebut disampaikan menyusul viral nya pemberitaan yang menyebut AU sebagai perangkat desa aktif.

Namun, klaim tersebut dibantah warga Dusun Somber Nangah, Desa Tlagah. Seorang warga yang enggan disebutkan namanya menegaskan, tidak pernah mengetahui adanya pengunduran diri AU, baik secara lisan maupun administratif.

“Kalau memang sudah mengundurkan diri, kami sebagai warga dusun seharusnya tahu. Tapi faktanya, tidak pernah ada pemberitahuan apa pun,” ujarnya kepada wartawan, Senin (12/01/2026).

Ia bahkan menduga, surat pengunduran diri yang disebut-sebut ditampilkan di sejumlah media baru dibuat belakangan demi meredam polemik dan menjaga citra pemerintahan desa.

BACA JUGA :  Haji Her: Mengukir Sejarah Kemanusiaan dengan 1000 Rumah Impian bagi Rakyat Miskin Madura

“Administrasi bisa saja dibuat belakangan, tapi fakta di lapangan tidak bisa dibohongi,” tegasnya.

Penulis : Junaidi

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Jatim Zone

Follow WhatsApp Channel jatimzone.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Momentum Hari Lahir Pancasila, Kodim 0826/Pamekasan Serukan Persatuan dan Gotong Royong
UNIRA Tutup Dies Natalis ke-48 dengan Fun Bike dan Layanan Kesehatan Gratis
Travel Umrah Bodong Rugikan Warga Pamekasan Ratusan Juta, Pelaku Dibekuk di Pasuruan
Babinsa Koramil 0826-13/Pasean Tunjukkan Kepedulian Sosial Lewat Gotong Royong
Tolak Kedatangan Mendikbud RI, PMII Pamekasan Minta Tuntaskan Krisis Pendidikan di Pamekasan
Babinsa Koramil 0826-02 Tlanakan dan Warga Gotong Royong Bedah Rumah Tidak Layak Huni di Larangan Tokol
Babinsa Tlanakan Ingatkan Nelayan Pesisir Pamekasan Utamakan Keselamatan Saat Melaut
Sekolah Disegel, Siswa Ketakutan: Publik Murka Dugaan Transaksi Lahan Abaikan Masa Depan Pendidikan

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 10:29 WIB

Momentum Hari Lahir Pancasila, Kodim 0826/Pamekasan Serukan Persatuan dan Gotong Royong

Minggu, 31 Mei 2026 - 16:38 WIB

UNIRA Tutup Dies Natalis ke-48 dengan Fun Bike dan Layanan Kesehatan Gratis

Selasa, 26 Mei 2026 - 15:20 WIB

Travel Umrah Bodong Rugikan Warga Pamekasan Ratusan Juta, Pelaku Dibekuk di Pasuruan

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:14 WIB

Babinsa Koramil 0826-13/Pasean Tunjukkan Kepedulian Sosial Lewat Gotong Royong

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:45 WIB

Tolak Kedatangan Mendikbud RI, PMII Pamekasan Minta Tuntaskan Krisis Pendidikan di Pamekasan

Berita Terbaru

Penyerahan piagam Rekor MURI kepada Pemerintah Kabupaten Pamekasan pada puncak peringatan Hardiknas 2026 di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan.

Pemerintahan

Ribuan Siswa Ikuti Senam Massal, Pamekasan Bawa Pulang Rekor MURI

Minggu, 24 Mei 2026 - 18:11 WIB