Lapas Narkotika Pamekasan Berhasil Gagalkan Takjil Pisang Goreng Isi SIM Card

  • Bagikan
Petugas saat berhasil menggagalkan Takjil Pisang Goreng Isi SIM Card.

PAMEKASAN – Menurut riset, salah satu takjil favorit masyarakat Jatim adalah pisang goreng. Namun, di Pamekasan makanan gurih-manis ini juga diisi SIM Card operator seluler. Barang aneh itu ditemukan oleh petugas Lapas Narkotika Pamekasan hari inu (25/4). Mau ngeprank siapa, ya?

Kejadian bermula ketika petugas penggeledahan Tim A dan Satopspatnal Lapas Narkotika Pamekasan yang bertugas menggeledah barang kunjungan dan paket untuk WBP.

Petugas mencurigai seorang pengunjung berinisial BS yang hendak menitipkan barang makanan. Ketika diperiksa oleh petugas Farid Hidayatullah melihat benda yang mencurigakan di dalam pisang goreng yang terlihat dilayar x-ray. Benar saja, ketika dibuka ternyata di dalam makanan tersebut terdapat barang terlarang berupa 8 segel bungkusan berwarna putih.

BACA JUGA :  Warga Pademawu Pamekasan Temukan Kuburan Bayi Misterius

“Setiap segel berisi 5 buah SIM card operator seluler, sehingga total ada 40 buah SIM card di dalam pisang goreng tersebut,” ujar Kalapas Narkotika Pamekasan Sohibur Rachman.

Sohibur menerangkan bahwa petugas mencurigai gerak gerik BS sejak dari masuk ruangan. Menurut Sohibur, BS terlihat gelisah ketika barang bawaannya melewati mesin x-ray. Dan semakin gelisah ketika petugas mengecek layar x-ray.

BACA JUGA :  Polda Jatim Bongkar Peredaran Regulator Tak Ber SNI

Untuk pemeriksaan lebih lanjut pengunjungan dan beserta barang bukti langsung diserahkan ke bagian kamtib untuk proses interogasi.

“Dalam pengakuan awal, BS menjelaskan bahwa barang-barang terlarang tersebut benar miliknya. Dan akan diberikan kepada keluarganya yang ada di dalam lapas,” tutur Sohibur.

BACA JUGA :  Polres Pamekaan Gencar Laksanakan Operasi Yustisi

Kalapas mengapresiasi kinerja anggotanya yang sudah menjalankan tugas sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP).

“Terimakasih kepada petugas tim penggeledahan dan tim Satops Patnal yang telah berhasil menggagalkan upaya penyelundupan tersebut,” ujar Sohibur.

Saat ini, pihak lapas sedang melakukan pengembangan lebih lanjut untuk menelusuri hasil penemuan barang terlarang tersebut.

“Dan akan terus meningkatkan ketelitian dan kejelian dalam pengawasan dan pengamanan sebagai bentuk komitmen pemberantasan peredaran handphone, pungli dan narkotika di lapas,” pungkasnya.

  • Bagikan