Aksi Viral Truck Oleng, Warga Pamekasan Diamankan Polres Sumenep

  • Bagikan
Acara Orkes Dangdut Ghanesa di Desa Peltong yang dilaksanakan saat masa Pandemi Covid-19

SUMENEP, MaduraPost – Baru-baru ini viral sebuah pria mengemudikan truck secara ugal-ugalan atau yang viral dengan sebutan truck oleng di media media sosial. Viralnya aksi truck oleng itu terjadi di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Tak butuh lama bagi polisi mengamankan Reski Eko Suhardi, yang tak lain adalah pemeran sopir truk oleng tersebut. Dia diamankan Satlantas Polres Sumenep, saat ditangkap polisi pria tersebut akhirnya meminta maaf kepada publik.

“Saya atas nama pribadi meminta maaf kepada masyarakat Sumenep, atas tindakan saya yang bisa membahayakan pengemudi lain,” ucap Reski di Mapolres Sumenep pasca melakukan tanda tangan surat pernyataan terkait tindakannya itu, Kamis (27/5/2021) kemarin.

BACA JUGA :  Warga Tuding Kadis Perizinan Bangkalan Kongkalikong Dengan Pengelola Tower

Menurut pria asal Desa Jalmak, Kecamatan Kota Pamekasan, Kabupaten Pamekasan ini, dirinya tidak bermaksud atau merencanakan aksinya tersebut. Hal itu terjadi secara spontan karena sekedar mengikuti hal yang sudah viral di media sosial.

“Saya tidak merencanakannya, terjadi secara spontan ingin ikut-ikutan viral, dan saya juga mengakui bahwa ketika mengemudikan truck tidak dalam pengaruh obat-obatan atau alkohol,” akuinya.

Untuk membuktikan hal tersebut, Polres Sumenep langsung melakukan tes urine kepada Reski, namun sayang kernet yang menjadi rekan Reski dalam video viral tersebut tidak ikut, karena sakit.

BACA JUGA :  Gara Gara Solar, Mobil Pick Up Oleng dan Tewaskan Dua Orang Penumpang

“Kami langsung lakukan tes urine agar mengetahui bahwa yang bersangkutan ketika mengemudi dalam pengaruh obat-obatan atau tidak,” jelas Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, dalam rilisnya, Jumat (28/5).

Widiarti memaparkan, setelah dilakukan tes urine hasilnya menunjukkan negatif, alias Reski tidak sedang dalam pengaruh obat-obatan ketika sedang mengemudikan truck oleng tersebut.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Sumenep, AKP Lamudji mengatakan, sesuai dengan undang-undang (UU) lalu lintas pasal 23, berbunyi setiap pengemudi yang mengemudikan secara ugal-ugalan diancam hukuman 3 bulan atau denda sebesar Rp 750 ribu.

BACA JUGA :  Peduli Sosial, Rumah Rakyat Bantu Nenek Yang Nyaris Tak Dapat Bantuan Pemerintah

“Namun pada kasus ini kami tidak langsung menerapkannya, hanya melakukan tilang karena surat-suratnya yakni STNK dalam masa pergantian, dan kami berikan pembinaan,” tutur Lamudji.

Sebelumnya, aksi Reski yang mengemudikan truck dengan ugal – ugalan bersama kernetnya viral dengan judul video truck oleng di Jalan Trunojoyo Sumenep. Truck berjalan dengan kecepatan tinggi dan tidak beraturan, bahkan sang kernet berani berdiri pada sisi samping truck sembari membuka pintu.

  • Bagikan