Disdik Sumenep Lanjutkan Perkembangan Kurikulum Darurat Pandemi Covid-19

  • Bagikan

SUMENEP, MaduraPost – Bekerja sama dengan program inovasi, Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, gelar Workshop Kurikulum Darurat di masa pandemi Covid-19.

Kegiatan ini dilaksanakan secara bertahap sejak bulan April hingga Mei 2021 dengan dilakukan indoor dan outdoor.

Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Dasar (Dikdas) Disdik Sumenep, Abd. Kadir mengungkapkan, Workshop Kurikulum Darurat di masa pandemi Covid-19 kali ini merupakan kelanjutan dari agenda yang dilaksanakan sejak bulan April kemarin.

BACA JUGA :  Pelantikan KNPI Pamekasan Diwarnai aksi, Ratusan Kader Ricuh di Pendopo

“Kita berkumpul dalam Workshop kali ini untuk melaksanakan pelatihan sebagai upaya untuk meningkatkan kompetensi kita sebagai guru khususnya di masa pandemi ini,” ungkap Abd. Kadir, pada pembukaan Workshop, di Hotel Bagraf, Rabu (19/5/2021) kemarin.

Menurutnya, memasuki bulan Syawal, tentunya bermakna peningkatan, maka pada saat inilah momentum para guru untuk meningkatkan semangat belajar sebagai pendidik untuk bisa terus memberikan manfaat bagi siswanya.

BACA JUGA :  Hardiknas Ditengah Pandemi Covid-19, Begini Pesan Kadisdik Sumenep

Dijelaskan, jika tujuan utama workshop ini yakni untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Sumenep. Karena itu para peserta harus memanfaatkan momentum tersebut dengan baik sebagai bentuk tanggung jawabnya sebagai guru.

“Saya berharap peserta benar-benar memanfaatkan momentum workshop ini dengan baik dan sebagai bentuk tanggung jawab akademik yang melekat pada guru,” kata dia.

BACA JUGA :  LSM JCW Jawa Timur Endus Dugaan Korupsi di SMP 2 Sumenep

Sementara District Facilitator Program INOVASI Kabupaten Sumenep, Cahyadi Widi Wahyono sebelumnya menerangkan, Workshop Kurikulum Darurat di masa pandemi Covid-19 dengan materi literasi cloud sangat tepat dilakukan.

“Dengan kegiatan ini diharapkan ada penguatan untuk semakin menyempurnakan pelaksanaan pembelajaran kurikulum darurat di era pandemi,” tandasnya.

  • Bagikan