Oknum Polsek Larangan Diduga Jadi Pengaman Acara Orkes Dangdut yang Melanggar Prokes

  • Bagikan

PAMEKASAN, MaduraPost – Acara resepsi pernikahan yang dimeriahkan dengan hiburan orkes dangdut Ganesha di Desa Peltong, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan berlangsung meriah. Sabtu (15/05/2021) Malam.

Anehnya, Acara tersebut dilaksanakan pada saat pemerintah gencar mengkampanyekan protokol kesehatan untuk mencegah melonjaknya angka sebaran covid-19 di Kabupaten Pamekasan.

Berdasarkan beberapa informasi yang dihimpun Wartawan MaduraPost, dan melihat sejumlah video yang beredar luas terkait acara tersebut, Sangat jelas bahwa acara yang menghadirkan ratusan penonton tersebut tidak mematuhi protokol kesehatan.

BACA JUGA :  Reses Tahap 3 DPRD Sumenep, Fattah Jasin : Kalau Sudah Diundang, Ya Harus Datang

Bahkan menurut salah satu pengunjung Inisial RI, Pada saat berlangsungnya acara, Banyak anggota kepolisian dari Mapolsek Larangan yang juga berada di tempat.

“Kalau saya tidak salah lihat tadi malam itu, salah satu anggota Polsek Larangan dan anggotanya berpakaian preman hadir, cuma saya lihat mereka diam aja,” Kata RI. Minggu (16/5/2021).

BACA JUGA :  Kepala Kantor UPBU Kelas III Trunojoyo Sumenep Ingin Ada Peningkatan Perekonomian Masyarakat 

Lebih lanjut RI mengatakan bahwa acara Orkes Dangdut Ganesha dihadiri oleh ratusan penonton dan tidak ada satupun penonton yang menerapkan Physical Distancing atau protokol kesehatan.

“Tidak ada yang Pakai masker atau jaga jarak, Tapi Polisinya diam aja, Seharusnya kan dibubarkan, bukan jadi pengaman,” Lanjutnya.

BACA JUGA :  Aksi Nyata PCNU Sampang Menanggulangi Wabah Virus Corona

Dalam acara tersebut, Kepala Desa Peltong, Syaiful Bahri diduga sebagai penanggung Jawab terlaksananya orkes Dangdut Ghanesa.

“Sebab saat memberikan sambutan, Pak Kades mengatakan bahwa acara tersebut seperti acara sendiri,” Jelas RI.

  • Bagikan