Pimpinan PT. BG Pamekasan Arogan dan Lindungi Dua Karyawannya yang Diduga Selingkuh

  • Bagikan
Pengurus dan Anggota Duta kampus IAIN Madura saat santuni puluhan anak Yatim-piatu di Yayasan Al Mu'thi Desa Panaguan kecamatan Larangan Pamekasan, Senin (03/05/2021).

PAMEKASAN, MaduraPost – Pimpinan atau Direktur PT. Bringin Giantara (BG) Cabang Pamekasan yang berlokasi di Jl. Lawangan Daya II selatan MAN 1, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, Madura terkesan arogan

Pasalnya, pimpinan perusahaan tersebut dengan sewenang-wenang dan sebelah pihak menyingkirkan atau mengembalikan seorang Satpamnya ke penyedia jasanya dengan alasan Satpamnya itu telah melanggar kode etik perusahaan.

Selain itu, pimpinan PT. BG itu diduga telah melakukan konspirasi dengan dua karyawannya yang diduga telah melakukan tindakan tidak wajar atau perselingkuhan di ruang lingkup kerjanya.

Sehingga hal tersebut menjadikan Satpam PT. BG itu merasa mendapatkan tindakan yang tidak adil dari pimpinan perusahaan tersebut dan akhirnya mengadu kepada pihak Lembaga Swadaya Masyarakat Jatim Corruption Watch (LSM JCW) Jawa Timur.

BACA JUGA :  Ketua LKKN Pamekasan Ingatkan Direktur RSUD Waru Terkait Anggaran Penanganan Covid-19

Kepada Wartawan MaduraPost Satpam PT. BG Sugi mengatakan, dirinya mengadu kepada pihak JCW itu bertujuan untuk meminta kawalan atas persoalannya itu.

“Karena jujur mas, saya merasa tidak terima saya dibegitukan oleh pihak PT. BG itu, karena apa yang saya lakukan itu sebenarnya ingin membantu PT. BG yang karyawannya melakukan perselingkuhan itu,” pungkasnya.

Disoal apa yang dirinya lakukan sehingga terjadi persoalan tersebut, ia mengatakan, hanya persoalan CCTV tindakan tidak wajar dari dua karyawan PT. BG itu.

BACA JUGA :  What You Need to Know About Baby Weight Gain

“Karena yang jelas, perselingkuhan yang dilakukan oleh dua karyawan perusahaan itu selain merusak Citra perusahaan nantinya akan merusak hubungan antara suami istri, kan kasihan,” katanya.

Kemudian dilokasi terpisah, Koordinator JCW Jawa Timur Korwil Madura Miftahul Arifin mengatakan, atas aduan dari Satpam tersebut, pihaknya sudah mengkonfirmasi dan mengklarifikasi pimpinan perusahaan tersebut.

“Tapi dari konfirmasi dan klarifikasi kami ke pimpinan perusahaan itu, kami seperti tidak mendapatkan hasil apa-apa. Sebab pimpinan perusahaan itu pada intinya mengatakan kalau semua itu rahasia perusahaan dan dia tidak bisa memberikan bukti apa-apa kepada kami,” ujarnya setelah dari PT. BG, Selasa (27/4/2021).

BACA JUGA :  Bawaslu Sentil Pemda Bangkalan

Kalau memang perbuatan dua karyawan PT. BG tersebut di anggap tidak merugikan perusahaan, tegas Miftahul Arifin, kenapa pimpinan PT BG memberikan tindakan pengiriman surat kepada pimpinan PKSS selaku pimpinan penyedia jasa keamanan.

“Itu kan aneh apa yang dilakukan pimpinan perusahaan tersebut. Oleh karena itu kami berjanji akan mengkawal persoalan tersebut sampai benar-benar tuntas, kasihan mas Sugi (Satpam),” tegasnya.

Sementara itu, Pimpinan PT. BG M. Syaifud Dahlan berdalih, kalau apa yang dilakukan oleh dua karyawannya itu tidak masalah

“Apa yang dilakukannya itu tidak ada masalah bagi kami,” dalihnya.

  • Bagikan