Tim Dhemit Polres Sampang Tangkap DPO Kasus Pencabulan

  • Bagikan
Tak Berkutik ! Pelaku Pencabulan (Abd. Hari) Saat Diamankan Oleh Tim Dhemit Polres Sampang (Foto : Kasubbag Humas Polres Sampang)

SAMPANG, MaduraPost – Abd. Hari (36 Thn) salah seorang Daftar Pencarian Orang (DPO) tindak pidana pencabulan dan persetubuhan terhadap anak dibawah umur berhasil dibekuk team buru sergap Satreskrim Polres Sampang di perumahan Pondok Villa di daerah Dago Tangerang Selatan, pada Minggu (27/06/2021).

Dalam penangkapan tersangka Abd. Hari, team buru sergap Sat. Reskrim Polres Sampang dipimpin KBO Sat. Reskrim Polres Sampang Ipda Agung Prasetiyo SH yang juga di back up Tim Jatanras Polres Metro Tangerang.

Kapolres Sampang AKBP Abdul Hafidz yang di wakili Kasubbag Humas Polres Sampang Iptu Sunarno SH membenarkan bahwa adanya upaya paksa yang dilaksanakan team buru sergap Sat. Reskrim Polres Sampang terhadap tersangka Abd. Hari warga Desa Torjun Kecamatan Torjun Kabupaten Sampang.

BACA JUGA :  Gunakan Narkoba, Warga Batang-batang Ditangkap Polisi

“Hari Minggu tanggal 27 Juni 2021, tersangka Abd. Hari pelaku tindak pidana pencabulan dan persetubuhan terhadap anak dibawah umur berhasil ditangkap team buru sergap Sat. Reskrim Polres Sampang dengan dibantu Tim Jatanras Polres Metro Tangerang di perumahan Pondok Villa di daerah Dago Tangerang Selatan,” ujar Kasubbag Humas Polres Sampang Iptu Sunarno.

Sunarno menjelaskan bahwa Abd. Hari telah dilaporkan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Sampang pada hari Sabtu tanggal 13 Pebruari 2021 karena melakukan tindak pencabulan dan persetubuhan terhadap anak dibawah umur Bunga (nama samaran) yang berusia 4 tahun yang berdomisili di Kecamatan Torjun Sampang, Madura.

BACA JUGA :  Viral, Respons Romantis Bupati Pamekasan soal Kericuhan Demo: Aku Padamu

Mantan Kapolsek Robatal juga mengatakan, bahwa dalam pelariannya, Abd. Hari kerap kali berpindah lokasi persembunyian. Hal tersebut dilakukan untuk mengelabuhi kejaran aparat pihak berwajib, bahkan sempat melarikan diri ke provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sebelum dibekuk di team Dhemit di perumahan Pondok Villa di daerah Dago Tangerang Selatan.

Lebih lanjut Iptu Sunarno menuturkan, bahwa dalam perjalanan pulang dari Tangerang menuju Polres Sampang, pelaku mendapatkan hadiah tembakan di kakinya dikarenakan melarikan diri saat meminta ijin mau buang air kecil di rest area Ngawi.

BACA JUGA :  Karang Taruna "Batu Emas" Tobai Barat Raih Penghargaan Adhtya Karya

“Saat ini pelaku sudah berada di Polres Sampang untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut oleh penyidik Sat. Reskrim Polres Sampang. Tersangka Abd. Hari dijerat pasal 81 ayat (3) dan pasal 82 (2) UU RI No. 17 tahun 2016 jo pasal 64 ayat (1) tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU No. 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI No. 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun,” pungkas Kasubbag Humas Polres Sampang.

  • Bagikan