Warga Dungkek Positif Covid-19, RSI Garam Kalianget Enggan Berikan Keterangan Valid

  • Bagikan
PEMULASARAN JENASAH. Nampak terlihat petugas gunakan APD lengkap saat melakukan pemakaman jenazah terkonfirmasi Covid-19. (Istimewa)

SUMENEP, MaduraPost – Pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, meninggal dunia, pihak rumah sakit islam (RSI) Garam Kalianget seolah hemat bicara.

Pihak rumah malahan terkesan tidak berani memberikan keterangan jelas perihal ihwal ditetapkannya warga Kecamatan Dungkek itu sebagai pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 hingga meninggal dunia.

BACA JUGA :  2.611 Paket Zakat Fitrah Diberikan Dinsos Sumenep Melalui Puluhan Lembaga Penyalur

“Baik kita konfirmasi dahulu dg (dengan) teman2 Rawat Inap nggih Mas,” tulis Humas RSI Garam Kalianget, Yanti Ariyatin, saat dihubungi media ini melalui sambungan via WhatsApp-nya, Rabu (23/6).

Terpisah, salah satu warga Kecamatan Dungkek berinisial SY (27) menceritakan, proses pemulasaraan jenazah yang diduga terkonfirmasi positif COVID-19 ini dikawal ketat aparat kepolisian setempat bersama sejumlah tenaga medis dengan alat pelindung diri (APD) lengkap.

BACA JUGA :  Taklukkan Persik Kediri, Persebaya Puncaki Klasemen Sementara Group A Piala Gubernur Jatim 2020

“Iya katanya. Barusan, saya lihat ada polisi, perawat pakai seragam putih-putih melintas di daerah sini,” terang dia.

Sementara itu, Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, membenarkan perihal kabar warga Dungkek yang dinyatakan meninggal akibat positif Covid-19.

BACA JUGA :  Pemerintah Desa Karang Anyar Apresiasi Berubahnya Status STAI-MU ke IAI-MU Panyeppen Pamekasan

“Iya itu memang benar. Infonya yang bersangkutan juga memang karena faktor usia juga,” jelasnya.

“Kalau untuk info detail saya belum terima masih dari anggota Mas,” tambahnya.

  • Bagikan